because life is a miracle

because life is a miracle

Sabtu, 30 Maret 2013

lucky strike #blessed

gnawing
in a vast willing of a demand

you are swarming
sorrounding my body ,mind, live
daunting
even to my shadow

but
keep it up

thriving the wings i have given
playing the strength of my finger
and
the one
would awake yours

with my passion's explode
could possibly smoulder onto you

i am gratified
that you could release
me
from where i was made

nevertheless
don't take any hesitation
i will show you rise dramatically
distinctive of a thrust

JR


i am having trouble breathing
stay away
stay

trembling down to my knees
it shouldn't be that bad by the time

keep talking, rise your voice up
and i will say
say i adore you when you are not listening

a chick flick revolves with jumpy
never fade but
a big pile

how could i live with that?
that?
how could i
oh i

can i just live with that?
oh my

spatters of passion

Rabu, 20 Maret 2013

Privacy is not Plastic

I just finished making a very pleasant conversation. Having a plenty of free time should be good for a calling since the signal was cooperative too. Miles away but seems so close.

Going to midnight i had a short chat with a friend. One of the very talkactive. Talking about some stories of junior highs chool and who was the man i am with now. In short, the conversation got broader and the thing i didn't expect happend. Oh no, my mind suddenly felt uneasy. Something better should be there.

I didn't do it on purpose of what we weren't expected. All i thought was just hid the privacy, that's it. Unfortunately i was loosing my grip. Without realizing that it possibly would occur some suspicious spot.

Shortly, we argued. Telling that i knew i was wrong wouldn't make anything better. Even the reply had said a kind of acceptance of sorry but, i knew it wasn't really is, through it was exactly what i feel if you do it too. I should have told you before. I should.

If you know, i never thought i would be like this. So, selfish.

The friend that i talked with was a friend called friend no more. Yes, he was a he but no more extra words for him. And cannot be equated with my besties.

I am not plastic as your thought. Privacy is needed in order to get rid people of stalking with our bussiness. Since the very first i have told you that if only i had our own field to share what we felt so that would be remarkable. However, it couldn't been accomplishde because the demands of situation. I wish you were here. So you couldn't only see these ruth but directly see the writer's eyes. 


Never regret. If it's good, It's wonderful. If it's bad, then It's an experience -Victoria Holt-

Rabu, 06 Maret 2013

Te extrano mucho ♥


Lo que me gusta de mi? Es que hay dentro de ti :') Muy concenta, muy agradecido. Te extrano siempre.

Senin, 04 Maret 2013

Malam Minggu SPENTIG Angk 2000 (3iee)

Setelah di kecewakan oleh tim staff tes TOEFL di kampus, sorenya saya melaju ke rumah sepupu. Ada aqiqahan ponakan baru di sana. Namanya, Muhammad Khalil Ghufron. He is so cute(of course) I will post his pict soon :') After all, when I almost got home, Misbah menelfon dan confirm pertemuan malam ini akan diadakan di tempat favoritnya. So, without having any excused saya-pun diboyong kesana oleh Ivan.

Mungkin benar kalau malam ini atmosfer Popsa jauh lebih riuh dari biasanya. Bukan karena ada band yang super heboh di stage, tetapi karena ada kami di pojok belakang.


Holaaaaaaa......
Mari saya kenalkan dari kiri - kanan.

  1. Wanita yang tomboy mengenakan jaket ungu itu namanya Anti. Typical pendiam tetapi sekali tertawa, yang lain bisa tersinggung.
  2. Di sebelahnya, Gadis berambut panjang bernama Anita, dari dulu sampai sekarang masih setia memelihara rambutnya yang panjang. Ckckck luar biasa.
  3. Lelaki berbaju hitam itu Ivan. Seingat saya dulu Ivan ini sangat nakal, sepertinya sangat suka mengganggu kami para wanita kelas 3iee. Tetapi sekarang jauh berbeda, dia lebih kalem dan menghanyutkan. Alias kalau mengejek langsung straight to the point.
  4. Yang berjanggut di sebelahnya bukan ustad loh. Dia Ippang. Dahulu sangat lugu, begitupun sekarang. Tidak bisa di tebak. #applause
  5. Menggeser sedikit ada Misbah dengan pullover-nya. Berat badannya naik drastis. Persis seimbang dengan kegemarannya kumpul-kumpul. Semakin menjadi-jadi. Dialah sang panitia di setiap event kami.
  6. Wanita langsing berambut pop itu Indi. Teman sebangku saya. Dahulunya rambutnya panjang. 11-12 dengan Anita. Tapi karena tuntutan profesi dan perubahan jaman dia kini berubah menjadi Ibu Polwan. Ya, she is real woman now. #laporsiapgerak
  7. Fatmi si jilbab biru itu ya begitu, pendiam dan tidak macam-macam kalau bercakap. Sangat keibuan.
  8. Kalau yang pake kacamata itu Tineke. Dia pecinta serial Harry Potter to death. Sejak jaman Smp dia dikenal kutu buku. Saya sangat jarang melihat dia tanpa buku.
  9. Yang memakai jilbab pelangi itu ya Saya :') #nocomment
  10. Nah, peserta terakhir. Nani. Selain Indie dan Fatmi (juga saya), wanita yang satu ini juga sudah berjibaku alias berhijab. Typical yang sangat alay dan lebay. Sangat kompleks.
  11. Eh satu lagi, yang mengambil gambar. Amran. Lelaki playboy dan suka tebar pesona. Sejak dahulu sampai sekarang. Mungkin jadi perempuan takluk karena logatnya yang khas.
Sebenarnya ini bukan kali pertama kami berjumpa. Pertemuan yang bukan lagi bertema reunian sudah sering terjadi dengan anggotanya yang datang silah berganti. Indie, Tineke dan Anita merupakan anggota baru sempat hadir kali ini. Saya sangat merindukan mereka. Karena selain di dunia maya inilah pertemuan kami yang pertama setelah sewindu tidak berjumpa. Dan entah mengapa momen ini berhasil mencuri perhatian saya. #tsahh

Nah, awal mula pertemuan ini di karenakan ada dua member dari kos-kosan yang akan naik ke pelaminan. Yakni Gita dan Adi dengan pasangan masing-masing. Sayangnya mereka tidak ada dalam gambar dan hanya muncul dalam pembicaraan kami malam itu. Rencananya, kami akan mengenakan seragam sukarela. Yang setelah saya ingat kembali akan menambah jajaran daftar jahitan saya. Inilah nikmat dasar menjadi wanita. Saya membatin.

Seperti pertemuan pada umumnya. Bahasan utama hanya akan di bahas tidak kurang dari 1jam. Setelahnya akan ada sesi tanya jawab aktifitas masing-masing sebulan terakhir lalu di susul dengan rencana perjalanan yang kemudian berakhir pulang malam.

Dan di sinilah kami konser saat pergantian malam


Tapi tunggu dulu, sepertinya ada warga baru di sebelah Fatmi. Yap, itu Wandi. Kalau di bandingkan jaman dulu, sekarang Wandi jauh lebih makmur. Ihihihi ukurannya di lihat dari body dan dompet sepertinya. Nah kalau yang di depan mengenakan kaos putih itulah Amran. Sang potograper kita. #cheers

Nah, di tempat inilah kami mengeluarkan seluruh kemampuan kami. Ada yang jago menyanyi, rapper, sampai jago memanipulasi lirik lagu. Lengkap. Sayangnya belum selesai waktunya, sudah ada yang harus beranjak pulang. 

Dan prajurit yang tersisa hanyalah....


Dari sepersekian menit ini saya baru mengetahui bahwa Ippang yang pendiam itu sangat menggemari lagu Jepang dan Mandarin. Sangat mengejutkan. Beruntung dia bukan fan of Super Junior. Bisa kalah telak. Hihi

Setelah puas meneriaki mic masing-masing, kami bergegas pulang. Menelusuri ular hitam panjang dan kemudian terpanggil oleh suara alam. Renyah seafood tengah malam kembali menggetarkan gelak tawa kami. Diantara abg yang usianya setahun lebih muda dari kami, pin BB dan nomer teleponpun berhasil bertukar. Cover remaja yang kalau boleh saya kasi label "Gadget" Saya tertawa kemudian berdehem. Glad to have kind of these moment. Old friend will never replaced any.

Thank you and see you soon kawan :")