because life is a miracle
Sabtu, 06 Oktober 2012
another stones
do you believe that there are not accident in life?
that's what i'm trying to keep on my mind in any sweet and bitter moment. everything has been set by Our Lord. there is no coincidence but a truly faith.
i hate myself telling this but still struggling in my heart. but i keep it for a positive stress. for the thing that a little bit more difficult than before.
everything's happen with a causal situation or a correlation, which sometimes the meaning cannot be figured it out. but indeed they are reliable. a great one that we have never thought would happen.
i cried my heart for having such a hard moment. i swallowed my saliva for the moment that i could even stand to cry and i did a lot of things to overcome. i passed but i almost died.
another stones. represents another from the few of its. few of a challenge to be accomplished.
everything happens for reason. and that is a simply why to make our Lord love us. to stay near. that there are no biggest power than our Lord.
Selasa, 02 Oktober 2012
Perahu Kertas *lyric
Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku
Beratapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi
(cinta-cinta) cita-cita
Yang lama ku pendam sendiri
Berdua ku bisa percaya
Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada diantara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu
Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Cintaku padamu...
Rabu, 01 Agustus 2012
BYE BYE PASSING PATH
Naya masih belum mengenali pria yang sedang berdiri disana. Matanya tetap sibuk membaca barisan BBM* dari sang kekasih. Tapi Ika sepertinya tidak akan menyerah hingga Naya berpura-pura serius memperhatikan.
Ika : "Nay,,, Nay,,, Nay itu Alif kan" seru Ika sambil narik lengan baju
Naya : "Manahhhh???" sahut Naya yang asik mencet hape
Ika : "Nayyyyyy liat tuhhhh yg duduk deket gate 8 noh!!"sambil nunjuk pria yg dimaksud
Naya : "Kejauhann kalleeee bu"
Ika : "Itukan gaya doi bgt Nay!" Menarik lengan baju Naya lebih dalam dan mendekat ke kaca. Naya ikut ajah
Naya : "Sepertinya bukan deh, K...." fokusnya tetap ke BBM
Ika : "Yakin lo?"
Naya : "Iya, lagian doi kan gak stay disini lagi K...masa iyah dia punya kembaran langsung gede"
Ika : "Iya juga sih!" "Etapi lu yakin bukan kann??"
Naya : "Ehhhhh doi dah datang tuh!, cabut yuk!!" Belum sempat Naya menjawab, Raka sudah muncul duluan. Sekarang, giliran Ika yang diseretnya
Akhir pekan ini Naya dan Ika menyempatkan diri berlibur ke salah satu pulau yang membuatnya amat penasaran beberapa bulan terakhir. Maka disinilah mereka sekarang. Karimun Jawa atau biasa disebut Perawan Jawa. Pulau yang terkenal karena keindahan bawah lautnya. Karenanya, menjadi kebahagiaan tersendiri jika wisatawan bisa menyelam disini. Naya tersenyum simpul. Begitu bersyukur.
Beruntung ia memiliki Raka, seorang yang kalau Ika bilang jelmaan"Superman". Julukan yang hanya bisa membuat Naya geleng-geleng kepala. Yah, liburan kali ini adalah rangkaian hadiah ulang tahun dari Raka. Lelaki yang dikenalkan orang tuanya beberapa waktu silam. Entah takdir atau trik, tapi Raka seolah datang sebagai paket lengkap untuknya. Pecinta alam dan seni. Oke skip segitu aja yah tentang Raka.
Dalam perjalanan, Raka sempat memperlihatkan rundown kegiatan mereka disana. Paket 4H3M ( empat hari tiga malam) membuat Naya dan Ika tertawa girang. Menyelam, berjemur dan semua yang berhubungan dengan air. Mereka memang telah lama menanti momen fun ini. Sampai kemudian list kunjungan penyu dan hiu berhenti diujung jemari mereka. Ha ha ha sebenarnya Naya agak geli dengan makhluk bercangkang itu. Tapi mau bagaimana lagi, tidak ada binatang imut lain yang tersedia. Ia bahkan tidak habis pikir mengapa harus ada hiu disana. Hewan super menakutkan bagi dua belia itu.
Setelah puas berfoto-foto di dermaga dan tidur pulas semalam di sebuah penginapan maha dahsyat. Pagi itu Ika dan Naya menikmati sarapan sambil menirukan turis-turis yang ditemuinya.
Raka : "Lah kalian knapa?" Sambutan yang sedikit mengagetkan Raka
Ika : "Kha-mi very okay sir, en yu?" beraksi sambil mengunyah nasi gorengnya
Naya : "Yes yes nashi ini is very delisios yah en yu?" Naya menyambung
Raka : "Eh apa-apaan sih ini! Malu-maluin ajah makan blepotan" serunya Raka sambil melihat ke meja wisatawan lainnya.
Ika : "Oke sir oke sip come on eat come come" sambil menirukan adegan bule, tak jauh dari meja mereka.
Raka : Membelalakkan kedua bola matanya, serupa akan keluar. Takut ada yang tersinggung
Dan ternyata benar saja, seketika terdengar suara asing.....
"Khami jugha suka nhasi gorengnyha". Seorang dari mereka menyela sambil tersenyum sedikit agak lebar
Serempak Naya dan Ika bertatapan dan menelan nasi mereka bulat-bulat. Dan tanpa aba-aba membalas si bule dengan senyuman. Persis iklan pasta gigi.
"Hi, Hello"
Raka yang tadinya cengengesan mendadak meringis dapat cubitan dari Naya. Suara cekikikan mereka menyelimuti seisi ruang makan.
Pagi kedua di Karimun Jawa. Dalamdestination hari ini ada dua pulau yang akan dikunjungi. Yah, beruntung trevel mereka cukup profesional, jadi hanya perlu patuh mengikuti schedule. Sampai hari ini belum ada yang meleset. Hari yang terasa begitu panjang, Naya tersadar dirinya menikmati keberadaan Raka disisinya. Ia teringat kembali saat dipenangkaran hiu, lengannya tak mau jauh dari Raka, untung saja Ika tidak sampai hati menertawainya.
Naya memang typical gadis manja. Mungkin bawaan keluarga. Tapi ia tidak akan menunjukkan itu kepada lelaki selain orang-orang terdekatnya. Olehnya di kampus Naya dan Ika terkenal tomboi. Sahabat lelaki dan perempuan mereka hampir sama rata. Melihat kejadian sore ini, Ika semakin yakin, Raka sudah berhasil menerangi sisi gelap dihati Naya. Ruang yang porak-poranda ia hancurkan, dengan paksa.
Tiga hari berlalu mereka bermain-main air, Naya terlihat begitu bahagia. Setidaknya itu yang dapat ditemukan Raka diwajah kekasihnya. Kebahagiaan yang hanya bisa ia liat sesekali selama hubungan mereka. Tapi belum juga ia menikmati bahagia itu, teriakan Naya berhasil mengagetkannya.
Naya: "Oe Oe Rakaaaa lotion ku manaaaa ishhhh??!!" teriak Naya dari balik pintu kamarnya.
Raka: "Emh dimana yah tadi...." pura-pura mikir
Naya: "Yaelahhhh kulit gw dah nangis niihhhh" mondar-mandir bongkar sana-sini
Raka: "Oh di teras Nay"
Naya berlalu dengan mulut manyunnya.
Raka: "Tengkiu yah sayanggggggggg"
Naya: "Oggahhhhhh................." berlalu sambil tersenyum geli
Karimun Jawa tidak segersang yang Naya bayangkan sebelumnya, namun disini lotion tetap menjadi sahabat terbaik untuk semua aktifitas. Tapi, aneh rasanya seorang lelaki begitu terobsesi pada lotion nya. Naya menggerutu sambil menerka isi pelembabnya setelah berbagi dengang Raka beberapa hari ini.
Enam bulan berlalu tetapi, Naya masih tetap tidak mengetahui bagaimana perasaannya pada Raka. Yang ia tahu Raka selalu membuatnya nyaman, membuatnya menjadi seorang wanita disetiap kesempatan. Namun Naya hampir tidak pernah menyimpan rindu untuknya. Aneh. Tapi ia tidak ingin menimbang perasaannya. Sahabatnya Ika, sampai tidak setega itu melihat Naya memperlakukan Raka.
Ika: "Nay, lu bengong gitu gak lagi mau buang hajat kan???"
Naya: "Esialan luh!" alisnya sedikit membentuk
Ika: "Atau jangan-jangan lu kangen ama Raka, Idih udah kaya abege ajah"
Naya: "Bangkeee" bantal-pun mendarat tepat diperut Ika
Naya menutup matanya, dalam. Mengatur nafasnya, pelan. Larut dalam setiap putaran kaset hari kemarin.
Ika : "Yaampun Nay jangan bilang lu lagi mikirin ally???" Menyeruak dibalik bantal, mengagetkan Naya
Naya: "_ _ _ _ _ _ _ " sigh yang panjang
Ika : "Jadi bener yang di bandara itu doi?"
Naya: "Iyah K", "Bisa gak sih gw pindain passion gw ke Raka"
Ika : "Lu kate bluetooth hape apah!!" , "Yah lo rasa deh tuh gimana tulusnya doi ke lu Nay. Gak mungkin lah doi bertahan selama ini ama lo yang cuek dan dingin gitu kalo gada keseriusan dari doi"
Naya: "Gw tahu,tapi..."
Ika : "Tapi??? Memangnya Raka pernah pake kata itu kalo ama lu?? Gak Nay!! Lu number uno buat dia, harusnya lu berhenti menutup mata dan berani menendang rasa!!" suaranya kini diluar nada awal
Naya: "Semoga gw bisa K"
Ika : "Suka-suka lo lah" Bergegas tidur dan meng-Amin-kan doa sahabatnya.
Ika satu-satunya sahabatnya yang tahu betul kisahnya dengan Ally/Alif. Sekaligus orang pertama yang menentang hubungan mereka.
Pertemuan yang tidak pernah Naya sangka membawanya pada sebuah hubungan layaknya dunia dongeng. Naya seperti jatuh cinta untuk pertama kalinya pada lelaki yang sama sekali belum dikenalnya. Lelaki yang mencuri perhatiannya. Lelaki yang membuatnya melakukan banyak hal bukan untuk dirinya. Naya mengakhiri semua mimpi yang terlalu indah itu setelah menyadari mereka bukan remaja lagi, masa depan menanti jawaban mereka. Jawaban yang sebenarnya sudah mereka ketahui sejak awal. Namun Naya tidak serta merta kuat meneguhkan kata berpisah, karenanya ia tidak pernah menyatakan itu pada Ally. Ia memutuskan semua hal yang berhubungan dengan Ally, sedikit demi sedikit menjauh dan berkawan dengan kenyataan. Pahit. Namun Naya mencoba menelannya perlahan.
Semalam pusaran kisah masa lalu yang terlalu indah kembali membuatnya mengandai-andai, membuat kantung mata Naya sedikit menonjol. Dini hari sebelum meninggalkan Karimun Jawa, BBM Raka membangunkannya.
Raka: "Sleep tight darling?"
Naya: "Ga juga sih, gw agak insomnia gitu!"
Raka: "Siap2 gih, temenin aku kepasar habis solat subuh yah!!" pintanya bersemangat
Naya: "Oke bossss" Naya menyelipkan gambar hati di BBM terakhirnya. Geli.
Raja siang masih terlihat malu-malu muncul di ufuk timur. Kaki Naya sedikit ogah-ogahan melangkah. Mungkin jadi karena cuaca begitu dingin, atau karena setegah jiwanya tertinggal ditempat tidur. Dari kejauhan terlihat Raka melambaikan tangan seolah membuat aba-aba untuknya. Naya bergegas, menyelaraskan langkah, membagi sebaris senyum pada lelaki yang mengasihinya. Akankah langkah kami senantiasa selaras seperti ini? Naya membatin.
Pagi itu pasar tidak terlalu ramai, Raka mengajak Naya membeli beberapa souvenir khas Pulau Karimun Jawa. Beberapa untuk keluarga di rumah juga Ika. Apapun itu, Raka memang tidak pernah melupakan keluarga. Berbalik dengan Naya yang cuek. Betapa dunia memang menyediakan makhluknya berpasang-pasangan. Tersenyum ia melihat Raka tawar-menawar harga dengan pemilik kios. Jadilah Naya sampai di penginapan dengan tangan penuh kantongan. Ika yang ditinggal ke pasar menunda amarahnya karena sudah diiming-imingi jatah baju oleh Raka. Terlihat rona merah mentari merangkak naik. Mereka bergegas.
Pukul 08 pagi hari, dengan sebuah feri mereka bertolak ke Jepara. Bangku-bangku telah diisi oleh beberapa wisatawan. Naya menyisir posisi PW** disisi kanan feri, menghempaskan tubuh mungilnya, merentangkan tangannya dan menarik nafas sedalam-dalamnya. Bersyukur telah diberi kesempatan mengunjungi Pulau luar biasa ini. Matanya menari-nari menatap patahan pulau-pulau kecil. Dan seketika itu juga ia tersadar ada luapan aneh didadanya. Berkumpul menggulung seperti ombak yang bermain disekelilingnya. Ingin lekas tersampaikan.
Naya tidak perlu khawatir mencari Ika, karena ia sibuk mengabadikan momen yang katanya luar biasa dihidupnya. Yap, berfoto bersama beberapa wisatawan. Sedang Raka mengambil alih urusan bagasi.
Tiba di dermaga Naya kembali sibuk dengan kesyukurannya. Bermain dengan ikan-ikan kecil sambil menatap jauh Ika dan Raka yang masih juga sibuk dengan aktifitasnya. Setelah semua urusan dengan travel selesai, Dengan sedikit berlari, Naya menghampiri lelaki yang mengenakan daypack disisi dermaga. Sebenarnya ia tidak pernah merencanakan ini, tapi sepertinya luapan itu memang tak sanggup menanti, nyatanya kini ia memeluk Raka. Tulus.
Naya: "Gamsahamnida, uri jeoldae heeojiji malja***"
Raka: "Apaaan Nay??" Kaku sedikit kaget
Naya: "No, just wanna hug you"
Raka: "Ha ha, thanks Nay, nice vacation"
Note:
-***Gamsahamnida, uri jeoldae heeojiji malja: Terimakasih, Kita jangan
pernah berpisah. ( Bahasa Korea)
-**PW: Posisi Wuenak (Bahasa Anak Gaul)
-*BBM: Blackberry Massenger
Ika : "Nay,,, Nay,,, Nay itu Alif kan" seru Ika sambil narik lengan baju
Naya : "Manahhhh???" sahut Naya yang asik mencet hape
Ika : "Nayyyyyy liat tuhhhh yg duduk deket gate 8 noh!!"sambil nunjuk pria yg dimaksud
Naya : "Kejauhann kalleeee bu"
Ika : "Itukan gaya doi bgt Nay!" Menarik lengan baju Naya lebih dalam dan mendekat ke kaca. Naya ikut ajah
Naya : "Sepertinya bukan deh, K...." fokusnya tetap ke BBM
Ika : "Yakin lo?"
Naya : "Iya, lagian doi kan gak stay disini lagi K...masa iyah dia punya kembaran langsung gede"
Ika : "Iya juga sih!" "Etapi lu yakin bukan kann??"
Naya : "Ehhhhh doi dah datang tuh!, cabut yuk!!" Belum sempat Naya menjawab, Raka sudah muncul duluan. Sekarang, giliran Ika yang diseretnya
Akhir pekan ini Naya dan Ika menyempatkan diri berlibur ke salah satu pulau yang membuatnya amat penasaran beberapa bulan terakhir. Maka disinilah mereka sekarang. Karimun Jawa atau biasa disebut Perawan Jawa. Pulau yang terkenal karena keindahan bawah lautnya. Karenanya, menjadi kebahagiaan tersendiri jika wisatawan bisa menyelam disini. Naya tersenyum simpul. Begitu bersyukur.
Beruntung ia memiliki Raka, seorang yang kalau Ika bilang jelmaan"Superman". Julukan yang hanya bisa membuat Naya geleng-geleng kepala. Yah, liburan kali ini adalah rangkaian hadiah ulang tahun dari Raka. Lelaki yang dikenalkan orang tuanya beberapa waktu silam. Entah takdir atau trik, tapi Raka seolah datang sebagai paket lengkap untuknya. Pecinta alam dan seni. Oke skip segitu aja yah tentang Raka.
Dalam perjalanan, Raka sempat memperlihatkan rundown kegiatan mereka disana. Paket 4H3M ( empat hari tiga malam) membuat Naya dan Ika tertawa girang. Menyelam, berjemur dan semua yang berhubungan dengan air. Mereka memang telah lama menanti momen fun ini. Sampai kemudian list kunjungan penyu dan hiu berhenti diujung jemari mereka. Ha ha ha sebenarnya Naya agak geli dengan makhluk bercangkang itu. Tapi mau bagaimana lagi, tidak ada binatang imut lain yang tersedia. Ia bahkan tidak habis pikir mengapa harus ada hiu disana. Hewan super menakutkan bagi dua belia itu.
Setelah puas berfoto-foto di dermaga dan tidur pulas semalam di sebuah penginapan maha dahsyat. Pagi itu Ika dan Naya menikmati sarapan sambil menirukan turis-turis yang ditemuinya.
Raka : "Lah kalian knapa?" Sambutan yang sedikit mengagetkan Raka
Ika : "Kha-mi very okay sir, en yu?" beraksi sambil mengunyah nasi gorengnya
Naya : "Yes yes nashi ini is very delisios yah en yu?" Naya menyambung
Raka : "Eh apa-apaan sih ini! Malu-maluin ajah makan blepotan" serunya Raka sambil melihat ke meja wisatawan lainnya.
Ika : "Oke sir oke sip come on eat come come" sambil menirukan adegan bule, tak jauh dari meja mereka.
Raka : Membelalakkan kedua bola matanya, serupa akan keluar. Takut ada yang tersinggung
Dan ternyata benar saja, seketika terdengar suara asing.....
"Khami jugha suka nhasi gorengnyha". Seorang dari mereka menyela sambil tersenyum sedikit agak lebar
Serempak Naya dan Ika bertatapan dan menelan nasi mereka bulat-bulat. Dan tanpa aba-aba membalas si bule dengan senyuman. Persis iklan pasta gigi.
"Hi, Hello"
Raka yang tadinya cengengesan mendadak meringis dapat cubitan dari Naya. Suara cekikikan mereka menyelimuti seisi ruang makan.
Pagi kedua di Karimun Jawa. Dalamdestination hari ini ada dua pulau yang akan dikunjungi. Yah, beruntung trevel mereka cukup profesional, jadi hanya perlu patuh mengikuti schedule. Sampai hari ini belum ada yang meleset. Hari yang terasa begitu panjang, Naya tersadar dirinya menikmati keberadaan Raka disisinya. Ia teringat kembali saat dipenangkaran hiu, lengannya tak mau jauh dari Raka, untung saja Ika tidak sampai hati menertawainya.
Naya memang typical gadis manja. Mungkin bawaan keluarga. Tapi ia tidak akan menunjukkan itu kepada lelaki selain orang-orang terdekatnya. Olehnya di kampus Naya dan Ika terkenal tomboi. Sahabat lelaki dan perempuan mereka hampir sama rata. Melihat kejadian sore ini, Ika semakin yakin, Raka sudah berhasil menerangi sisi gelap dihati Naya. Ruang yang porak-poranda ia hancurkan, dengan paksa.
Tiga hari berlalu mereka bermain-main air, Naya terlihat begitu bahagia. Setidaknya itu yang dapat ditemukan Raka diwajah kekasihnya. Kebahagiaan yang hanya bisa ia liat sesekali selama hubungan mereka. Tapi belum juga ia menikmati bahagia itu, teriakan Naya berhasil mengagetkannya.
Naya: "Oe Oe Rakaaaa lotion ku manaaaa ishhhh??!!" teriak Naya dari balik pintu kamarnya.
Raka: "Emh dimana yah tadi...." pura-pura mikir
Naya: "Yaelahhhh kulit gw dah nangis niihhhh" mondar-mandir bongkar sana-sini
Raka: "Oh di teras Nay"
Naya berlalu dengan mulut manyunnya.
Raka: "Tengkiu yah sayanggggggggg"
Naya: "Oggahhhhhh................." berlalu sambil tersenyum geli
Karimun Jawa tidak segersang yang Naya bayangkan sebelumnya, namun disini lotion tetap menjadi sahabat terbaik untuk semua aktifitas. Tapi, aneh rasanya seorang lelaki begitu terobsesi pada lotion nya. Naya menggerutu sambil menerka isi pelembabnya setelah berbagi dengang Raka beberapa hari ini.
Enam bulan berlalu tetapi, Naya masih tetap tidak mengetahui bagaimana perasaannya pada Raka. Yang ia tahu Raka selalu membuatnya nyaman, membuatnya menjadi seorang wanita disetiap kesempatan. Namun Naya hampir tidak pernah menyimpan rindu untuknya. Aneh. Tapi ia tidak ingin menimbang perasaannya. Sahabatnya Ika, sampai tidak setega itu melihat Naya memperlakukan Raka.
Ika: "Nay, lu bengong gitu gak lagi mau buang hajat kan???"
Naya: "Esialan luh!" alisnya sedikit membentuk
Ika: "Atau jangan-jangan lu kangen ama Raka, Idih udah kaya abege ajah"
Naya: "Bangkeee" bantal-pun mendarat tepat diperut Ika
Naya menutup matanya, dalam. Mengatur nafasnya, pelan. Larut dalam setiap putaran kaset hari kemarin.
Ika : "Yaampun Nay jangan bilang lu lagi mikirin ally???" Menyeruak dibalik bantal, mengagetkan Naya
Naya: "_ _ _ _ _ _ _ " sigh yang panjang
Ika : "Jadi bener yang di bandara itu doi?"
Naya: "Iyah K", "Bisa gak sih gw pindain passion gw ke Raka"
Ika : "Lu kate bluetooth hape apah!!" , "Yah lo rasa deh tuh gimana tulusnya doi ke lu Nay. Gak mungkin lah doi bertahan selama ini ama lo yang cuek dan dingin gitu kalo gada keseriusan dari doi"
Naya: "Gw tahu,tapi..."
Ika : "Tapi??? Memangnya Raka pernah pake kata itu kalo ama lu?? Gak Nay!! Lu number uno buat dia, harusnya lu berhenti menutup mata dan berani menendang rasa!!" suaranya kini diluar nada awal
Naya: "Semoga gw bisa K"
Ika : "Suka-suka lo lah" Bergegas tidur dan meng-Amin-kan doa sahabatnya.
Ika satu-satunya sahabatnya yang tahu betul kisahnya dengan Ally/Alif. Sekaligus orang pertama yang menentang hubungan mereka.
Pertemuan yang tidak pernah Naya sangka membawanya pada sebuah hubungan layaknya dunia dongeng. Naya seperti jatuh cinta untuk pertama kalinya pada lelaki yang sama sekali belum dikenalnya. Lelaki yang mencuri perhatiannya. Lelaki yang membuatnya melakukan banyak hal bukan untuk dirinya. Naya mengakhiri semua mimpi yang terlalu indah itu setelah menyadari mereka bukan remaja lagi, masa depan menanti jawaban mereka. Jawaban yang sebenarnya sudah mereka ketahui sejak awal. Namun Naya tidak serta merta kuat meneguhkan kata berpisah, karenanya ia tidak pernah menyatakan itu pada Ally. Ia memutuskan semua hal yang berhubungan dengan Ally, sedikit demi sedikit menjauh dan berkawan dengan kenyataan. Pahit. Namun Naya mencoba menelannya perlahan.
Semalam pusaran kisah masa lalu yang terlalu indah kembali membuatnya mengandai-andai, membuat kantung mata Naya sedikit menonjol. Dini hari sebelum meninggalkan Karimun Jawa, BBM Raka membangunkannya.
Raka: "Sleep tight darling?"
Naya: "Ga juga sih, gw agak insomnia gitu!"
Raka: "Siap2 gih, temenin aku kepasar habis solat subuh yah!!" pintanya bersemangat
Naya: "Oke bossss" Naya menyelipkan gambar hati di BBM terakhirnya. Geli.
Raja siang masih terlihat malu-malu muncul di ufuk timur. Kaki Naya sedikit ogah-ogahan melangkah. Mungkin jadi karena cuaca begitu dingin, atau karena setegah jiwanya tertinggal ditempat tidur. Dari kejauhan terlihat Raka melambaikan tangan seolah membuat aba-aba untuknya. Naya bergegas, menyelaraskan langkah, membagi sebaris senyum pada lelaki yang mengasihinya. Akankah langkah kami senantiasa selaras seperti ini? Naya membatin.
Pagi itu pasar tidak terlalu ramai, Raka mengajak Naya membeli beberapa souvenir khas Pulau Karimun Jawa. Beberapa untuk keluarga di rumah juga Ika. Apapun itu, Raka memang tidak pernah melupakan keluarga. Berbalik dengan Naya yang cuek. Betapa dunia memang menyediakan makhluknya berpasang-pasangan. Tersenyum ia melihat Raka tawar-menawar harga dengan pemilik kios. Jadilah Naya sampai di penginapan dengan tangan penuh kantongan. Ika yang ditinggal ke pasar menunda amarahnya karena sudah diiming-imingi jatah baju oleh Raka. Terlihat rona merah mentari merangkak naik. Mereka bergegas.
Pukul 08 pagi hari, dengan sebuah feri mereka bertolak ke Jepara. Bangku-bangku telah diisi oleh beberapa wisatawan. Naya menyisir posisi PW** disisi kanan feri, menghempaskan tubuh mungilnya, merentangkan tangannya dan menarik nafas sedalam-dalamnya. Bersyukur telah diberi kesempatan mengunjungi Pulau luar biasa ini. Matanya menari-nari menatap patahan pulau-pulau kecil. Dan seketika itu juga ia tersadar ada luapan aneh didadanya. Berkumpul menggulung seperti ombak yang bermain disekelilingnya. Ingin lekas tersampaikan.
Naya tidak perlu khawatir mencari Ika, karena ia sibuk mengabadikan momen yang katanya luar biasa dihidupnya. Yap, berfoto bersama beberapa wisatawan. Sedang Raka mengambil alih urusan bagasi.
Tiba di dermaga Naya kembali sibuk dengan kesyukurannya. Bermain dengan ikan-ikan kecil sambil menatap jauh Ika dan Raka yang masih juga sibuk dengan aktifitasnya. Setelah semua urusan dengan travel selesai, Dengan sedikit berlari, Naya menghampiri lelaki yang mengenakan daypack disisi dermaga. Sebenarnya ia tidak pernah merencanakan ini, tapi sepertinya luapan itu memang tak sanggup menanti, nyatanya kini ia memeluk Raka. Tulus.
Naya: "Gamsahamnida, uri jeoldae heeojiji malja***"
Raka: "Apaaan Nay??" Kaku sedikit kaget
Naya: "No, just wanna hug you"
Raka: "Ha ha, thanks Nay, nice vacation"
Note:
-***Gamsahamnida, uri jeoldae heeojiji malja: Terimakasih, Kita jangan
pernah berpisah. ( Bahasa Korea)
-**PW: Posisi Wuenak (Bahasa Anak Gaul)
-*BBM: Blackberry Massenger
Jumat, 15 Juni 2012
How to make 'Masker Kopi'

i am in a long holiday, so i think that maybe it is time for me to have some body treatment. and this in one of them. i wanna make lulur coffee. here the steps:
1. Campur bubuk kopi dengan putih telur
campuran ini bermanfaat untuk masker yang mempunyai manfaat sebagai pengelupasan sel-sel kulit mati sehingga kulit terlihat cerah dan dapat menghilangkan garis-garis halus pada wajah juga lhoo..
2. Dicampur dengan pembersih kulit
kopi berperan sebagai scrub dan pembersih wajah sebagai pengangakt kotoran
jadi jika dicampur dengan pembersih wajah maka pembersih itu tidak hanya berperan sebagai pengangkat kotoran namun juga sebagai scrub yang mengangkat sel kulit mati.
3. Campurkan dengan minyak zaitun
Campuran ini bermanfaat untuk melembabkan wajah dan mampu mengurangi jerawat pada wajah.
pakai campuran minyak zaitun dan bubuk kopi pada wajah 15-20 menit.
lalu bilas dengan air bersih
4. Bubuk kopi dan susu
campurkan 3 sendok makan ampas kopi dan sedikit susu sapi murni
campuran ini jangan sampai terlalu cair lalu diamkan beberapa menit dan pijat wajah perlahan
ampai kopi berperan sebagai scrub lalu bilas hingga bersih dan beri pelembab pada wajah agar wajah terlihat tetap lembab.
so let's do it guys. let's take the benefits of natural wealth.
Manfaat Kopi

i like coffee. but i don't drink and consume it as often as bapak2 atau om2 always do. i prefer to have it in a cappuccino or mocha taste. another is as a lulur. well yes i like trying many kinds of lulur flavor. one of them is coffee.
awalnya sih gak kebayang gimana rasanya luluran dengan aroma kopi but, in fact it's better than what i have thought. smeels so good. and my skin seems so smooth and moist. yeah coffee has many advantages for our skin and body indeed.
coffee hadir dengan segudang manfaat yang baik bagi kesehatan maupun kecantikan.
secangkir kopi dapat pula menambah semangat dan membuat mata menjadi melek waktu bekerja atau yang lainnya.
Banyak perempuan juga menggunakan kopi sebagai bahan untuk kecantikan Seperti Hawaii, Bali, dan Amerika Selatan selama bertahun-tahun telah mengenal manfaat kopi dan menggunakannya untuk perawatan kecantikan mereka.
Hal ini disebabkan dalam penelitian kandungan yang terdapat pada kopi sangat baik untuk kulit.
Seperti bubuk kopi dapat dipergunakan sebagai bahan dalam sejumlah scrub.
Kopi juga dinikmati untuk spa di salon-salon kecantikan sekarang ini dengan aroma kopi yang sangat istimewa.
Adapula resep yang membantu anda dalam memudahkan membuat produk kecantikan sendiri dirumah. Dibalik semua itu masih banyak manfaat yang lainnya.
Ada juga yng memanfaatkan kopi untuk sebagai pembasmi selulit. Selulit adalah gumpalan lemak yang menyembul dari jaringan ikat yang seharusnya menyelubunginya. Biasanya lemak berada di bawah jaringan ikat tersebut, tetapi karena suatu penyebab, jaringan menjadi agak longgar dan lemak menyembul. Akibatnya ada tampilan kurang indah yang menghiasi tubuh Anda.
Ada juga yang menggunakan kopi untuk krim kulit.
Dan bahan kafein yang terkandung dalam kopi dapat memberikan efek kulit menjadi lembut.
Kafein juga dapat bertindak selaku vasorestrictor yang berarti mengencangkan dan mengecilkan pembuluh darah. Proses ini dapat secara efektif mengurangi munculnya varises.
Dalam penelitian banyak manfaat yang terkandung untuk kulit dan dapat menghidupkan kulit agar tak terlihat kusam.
Adapula yang menggunakan kopi sebagai penghilang bau amis dari ikan, bau bawang putih dan lainnya dengan cara menggosok-gosokkannya pada tangan Anda.
Kopi pun bermanfaat untuk perawatan kecantikan bagi para wanita begitu juga untuk pria.
yang awalnya i think its only for baveragers but since that, all you have to know are these fact of coffee itself:
Manfaat coffee untuk kesehatan:
Untuk Wajah:
1. Menetralkan kulit yang teriritasi
2. Memberi nutrisi pada kulit
3. Menghilangkan bekas jerawat, plek, dan noda hitam pada wajah
4. Mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak.
Untuk Tubuh:
1. Menyegarkan tubuh dan menghilangkan penat
2. Melarutkan lemak dan membentuk tubuh (body contouring).
3. Dapat menghilangkan selulit
Selulit sendiri merupakan gumpalan lemak yang mengumpul dari jaringan ikat yang semestinya menyelubunginya.
3. Membuat kulit menjadi lembut
Salah satu kandungan yang terdapat pada kopi adalah kafein, dan kafein tersebut berfungsi sebagai vasoretrictor yang dapat mengencangkan dan mengecilkan pembuluh darah.
4. Mentralkan kulit iritasi serta memberikan nutrisi pada kulit anda.
5. Dapat mengangkat sel kulit mati dan juga dapat memperbaiki kulit-kulit yang telah rusak.
6. Dapat menghilangkan bau badan.
7. Menurunkan risiko kanker payudara. Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38 persen, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition. Kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor. Namun konsumsi kurang dari 4 cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini.
8.Mencegah batu empedu. Batu empedu tumbuh ketika lendir di dalam kantong empedu memerangkap kristal-kristal kolesterol. Xanthine, yang ditemukan di dalam kafein, akan mengurangi lendir dan risiko penyimpanannya. Dua cangkir kopi atau lebih setiap hari akan membantu proses ini.
9. Melindungi kulit. Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Kafein dapat memacu kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.
10.Mencegah diabetes. Orang yang mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko mengembangkan diabetes tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.
11.Kopi sebagai pembangkit Stamina dan energi ekstra.
Mekanisme kerja zat kafein dalam tubuh bersaing dengan fungsi adenosin dalam tubuh kita. Adenosin sendiri merupakan senyawa yang terdapat dalam sel otak berfungsi membuat orang cepat tertidur. Kandungan kafein dapat memperlambat gerak sel-sel tubuh sehingga tubuh tidak mudah lelah dan mengantuk dan muncul perasaan segar, mata terbuka lebar, detak jantung lebih kencang, naiknya tekanan darah.
12.Kopi dapat mengurangi rasa sakit kepala
Menurut Seimur Damond, M.D, dari Chicago’s Diamond Hadche Clinic. Bahwa kandungan kafein pada kopi dapat mengurangi derita sakit kepala. Penderita sakit kepala atau migran ringan terbukti dapat disembuhkan dengan meminum secangkir kopi pekat.
13.Kopi mengatasi perubahan suasana hati dan depresi.
Minum kopi secara teratur sesuai dengan porsinya dapat memaksimalkan kerja otak lebih baik. Kandungan antioksidan yang terdapat di dalam kopi dapat menangkal kerusakan pada sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih baik. Zat kafein dalam kopi berfungsi sangat baik sebagai stimulan pada tubuh kita. Hal ini dapat merangsang indera kita dan meningkatkan laju metabolisme. Sehingga meningkatkan kemampuan dalam berkonsentrasi, mengatasi perubahan suasana hati bahkan depresi.
Begitu banyak manfaat dari coffee. Jika rutin melakukan coffee there will be many advantages that you can get. not only the smeels but also some benefits. so let's use it appropriately.
Jumat, 01 Juni 2012
Beyonce - Best Thing I Never Had
What goes around comes back around (hey my baby)
What goes around comes back around (hey my baby)
I say what goes around comes back around (hey my baby)
What goes around comes back around...
There was a time
I thought, that you did everything right
No lies, no wrong
Boy I must've been out of my mind
So when I think of the time that I almost loved you
You showed your ass and I, I saw the real you
Thank God you blew it
I thank God I dodged the bullet
I'm so over you
So baby good lookin' out
[Chorus:]
I wanted you bad
I'm so through with that
Cause honestly you turned out to be the (best thing I never had)
You turned out to be the (best thing I never had)
And I'm gonna' always be the (best thing you never had)
Oh yeah, I bet it sucks to be you right now
So sad, you're hurt
Boo hoo, oh, did you expect me to care?
You don't deserve my tears
I guess that's why they ain't there
When I think that there was a time that I almost loved you
You showed your ass and baby yes I saw the real you
Thank God you blew it
I thank God I dodged the bullet
I'm so over you
Baby good lookin' out
[Chorus:]
I wanted you bad
I'm so through with that
Cause honestly you turned out to be the (best thing I never had)
I said, you turned out to be the (best thing I never had)
And I'll never be the (best thing you never had)
Oh baby I bet sucks to be you right now
I know you want me back
It's time to face the facts
That I'm the one that's got away
Lord knows that it would take another place, another time, another world, another life
Thank God I found the good in goodbye
[Chorus:]
I used to want you so bad
I'm so through with that
Cause honestly you turned out to be the (best thing I never had)
Oh you turned out to be (the best thing I never had)
And I will always be the (best thing you never had)
Ooh, best thing you never had!
I used to want you so bad
I'm so through with that
Cause honestly you turned out to be the (best thing I never had)
Oh you turned out to be the (best thing I never had)
Ooh, I will never be the (best thing you never had)
Oh baby, I bet it sucks to be you right now
What goes around, comes back around
What goes around, comes back around
I bet it sucks to be you right now
What goes around, comes back around
I bet it sucks to be you right now
What goes around, comes back around
I bet it sucks to be you right now
sebenarnya liriknya rada aneh tapi kok suka yah ahahahaa videonya juga okke bangets, wedding ceremony gitu. beyonce looks so damn exotic
Goyte - Somebody That I Used To Know
Now and then I think of when we were together
Like when you said you felt so happy you could die
I told myself that you were right for me
But felt so lonely in your company
But that was love and it's an ache I still remember
You can get addicted to a certain kinda sadness
Like resignation to the end, always the end
So when we found that we could not make sense
Well you said that we would still be friends
But I'll admit that I was glad that it was over
But you didn't have to cut me off
Make it like it never happened and that we were nothing
I don't even need your love, but you treat me like a stranger
And that feels so rough
No, you didn't have to stoop so low
Have your friends collect your records
And then change your number
Guess that I don't need that though
Now you're just somebody that I used to know
Now you're just somebody that I used to know
Now you're just somebody that I used to know
Now and then I think of all the times you screwed me over
But had me believin it was always something that I'd done
But I don't wanna live that way
Reading into every word you say
You said that you could let it go
And I wouldn't catch you hung up on somebody that you used to know-oh-oh
But you didn't have cut me off
Make it like it never happened and that we were nothing (oh)
I don't even need your love,
but you treat me like a stranger
and that feels so rough
(oh)
No, you didn't have to stoop so low
Have your friends collect you records
And then change your number (oh)
Guess that I don't need that though
Now you're just somebody that I used to know
Somebody that I used to know
Somebody (now your just somebody that I used to know)
That I used to know
Somebody that I used to know
Somebody (somebody) (now your just somebody that I used to know)
That I used to know
I used to know
That I used to know
I used to know
Somebody
Langganan:
Postingan (Atom)



